Hanya satu di dunia, itulah keunikan dari gunung Ijen dengan keindahan blue fire nya. Namun, pada pandemi covid-19 saat ini, kami kurang beruntung mendapatkan momen tersebut karena dibukanya jalur pendakian menjelang subuh (03.00 an). Namun tidak apa-apa, kami masih tetap dapat menyaksikan keindahan alam dari kawasan pegunungan Ijen yang sangat menawan. Harus diakui memang perjalanan mendaki ini curam, tetapi hal tersebut akan terbayar ketika anda sampai di puncak. Warga lokal selain menambang belerang namun juga menawarkan jasa "ojek" untuk naik ataupun turun (namun agak pricy dan beberapa ada yang julit, mengganggu privasi saya ketika menawarkan layanannya). Selain itu, ada keinginan untuk membangun cable car namun masih belum ada kabar lebih lanjut mengenai pembangunan ini. Dan juga fasilitas sanitasi yang tersedia di sepanjang jalur pendakian ini masih minim, meskipun ada beberapa csr namun fasilitas mereka kurang terawat dengan baik. Di puncak, selain dapat menyaksikan keindahan kawah gunung Ijen, anda juga dapat melihat jajaran pegunungan di sekitarnya. Beberapa gunung yang kami kenal yakni Ranti dan Raung. Sudah tak sabar untuk mengeksplor kembali keindahan alam Indonesia lainnya yang luar biasa!
Kawah Ijen
Banyuwangi
Google Maps
23-06-2021