Tergolong unik untuk sebuah museum, karena yang menjadi "bangunan" adalah sebuah kapal selam, yang seharusnya menjadi kendaraan. Untuk tayangan video sejarah kapal selam, berdasarkan keterangan petugas museum, diputar pada jam 10 pagi. Museum ini menarik untuk dijadikan tempat edukasi, karena ada petugas yang bisa ditanyai seputar kapal selam tersebut. Kemudian, periskop yang masih berfungsi menambah keunikan museum ini (meskipun pandangan yang dihasilkan sudah tidak jernih lagi). Kapal selam yang dijadikan museum, merupakan buatan Rusia, dan panel kapal selam tsb masih diberi petunjuk dalam huruf Cyrillic dan sebagiannya sudah ada yang berbahasa Indonesia (menggunakan ejaan lama). Lokasinya strategis, tidak jauh dari stasiun Gubeng, dan tidak jauh dari pusat perbelanjaan (seperti Tunjungan Plaza dan Pasar Bunga Kayoon). Sehingga, jika dirasa sudah cukup berwisata di museum, masih ada pilihan wisata lain yang lokasinya berdekatan.
Monumen Kapal Selam
Surabaya
Google Maps
23-06-2019