Sebelum memasuki kawasan atau pintu gerbang Taman Nasional ini kami menyempatkan diri mampir disebuah warung soto yang terletak tidak jauh dari Taman Nasional ini. Soto hangat dan segelas teh manis panas membuat suasana pagi itu segar dan membuat kami bersemangat dan siap mengexplore taman nasional ini. Harga tiket masuk hanya 15rb per orang. Harga yang masih cukup terjangkau tentunya. Setelah memasuki kawasan taman nasional ini kami harus menempuh perjalanan kurang lebih 12 KM untuk mencapai tujuan pertama kami yaitu Savana Bekol. Cukup jauh juga ya. Dan jalanan yang kami lalui juga kurang bersahabat karena masih berupa jalan tanah sehingga memakan waktu sekitar satu jam lebih. Namun kami menikmati pemandangan sepanjang perjalanan karena pepohonan hijau dan asri terbentang disepanjang kiri-kanan jalan. Taman Nasional Baluran mempunyai beberapa jenis hutan, satwa, dan tumbuhan. Ekosistem hutannya terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 diantaranya merupakan vegetasi savana. Tumbuhan di Taman Nasional Baluran ini ada 444 jenis yang masuk dalam 100 famili. Keseluruhan tumbuhan yang ada termasuk kedalam 24 jenis tumbuhan langka, 265 tumbuhan herbal, dan 37 jenis mangrove yang tumbuh secara alami. Selain tumbuhan, terdapat 26 jenis mamalia juga disini, diantaranya banteng, kerbau, kijang, rusa, macan tutul, dan kucing bakau. Selain itu taman nasional ini juga merupakan rumah dari sebanyak 155 jenis burung, wow.
Taman Nasional Baluran
Situbondo
Google Maps
23-06-2020