Banyak orang mengulas air terjun/ coban ini dari bagian bawah dengan medan yang menantang. Kali ini, saya akan mengulasnya dari bagian atas atau dari pintu masuk perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang. Anda tetap memerlukan tracking agar bisa mencapai spot yang bagus untuk menyaksikan pemandangan alam yang luar biasa ini. Dari sini Anda akan menyusuri dan menyeberangi sungai yang ujungnya pada Tumpak Sewu ini. Anda harus berhati-hati karena dasarnya sungainya tidak terlihat. Memang tidak terlalu dalam, tetapi jika Anda jatuh, Anda akan tetap basah dan kesakitan tentunya. Perlu kurang lebih 30 menit untuk tracking dan sepanjang jalur tracking Anda akan melihat aktivitas para penambang pasir di sungai ini. Pemandangan air terjun ini sangat indah, jadi tidak mungkin Anda akan melewatkan berfoto dari spot ini. Jika ada masyarakat sekitar berada di spot ini, Anda akan selalu diperingatkan untuk berhati-hati saat berpijak. Apalagi berfoto di spot seperti spot saya berfoto ini, masyarakat sekitar menyarankan untuk melepas alas kaki. Kenapa harus dilepaskan? Karena ditakutkan alas kaki kita licin, tidak sesuai dengan medan, yang bisa menyebabkan Anda terjatuh. Ada toilet di dekat tempat parkir kendaraan, jadi Anda tidak perlu buang air di alam yah.
Air Terjun Tumpak Sewu
Lumajang
TripAdvisor
14-07-2016