Yth Manajemen Taman Safari Prigen, Pasuruan, Jawa Timur Sabtu (2/12/2017) saya bersama istri dan anak (usia 4 tahun 4 bulan) berkunjung ke Taman Safari Prigen. Kami menyempatkan nonton show di Temple of Teror. Pada intinya, acara berlangsung bagus. Namun kami merasa ada beberapa adegan yang tidak pas mengingat show ini ditonton banyak anak kecil. Adegan yang tak pas itu ada pada fragmen awal, saat ayah Jon yang minum ramuan dari suku indian lalu mabuk dan mencoba meraih perempuan indian. Saya melihatnya sebagai 'adegan' yang melecehkan perempuan, dengan mencoba merangkul paksa dan memaksa untuk perempuan itu duduk dipangkuannya. Kalau tak salah ingat, ada tiga adegan mencoba merangkul/meraih yang mengarah pada pelecehan seksual. Kedua, adegan oleh tokoh "Max", sosok lucu kawan si Jon sang tokoh utama. Tokoh lucu ini beberapa kali melakukan gerakan yang memegang alat kelamin dan joget ala dangdut koplo...lucu memang, bikin tertawa. Tapi saya merasa adegan itu kurang layak mengingat banyak anak kecil yang menonton acara ini. Itu sedikit uneg-uneg saya. Karena setelah menonton acara ini, saya berpikir ulang untuk kembali mengajak anak saya atau ponakan saya yang masih kecil untuk melihat acara ini. terima kasih. maju terus Taman Safari Indonesia
Taman Safari Prigen
Pasuruan
TripAdvisor
12-04-2017