Setelah atau sebelum ke Bromo, kalau waktu memungkinkan silahkan mengunjungi tempat ini. Terutama kalau anda berencana menginap di area Ngadisari (dari Probolinggo). Kalau yang berencana menginap di area Tosari, nggak usah kesini, jauh, biar mereka yang di Ngadisari saja Turun dari parkiran saya disambut oleh tukang ojeg yang merangkap sebagai "tour guide"(katanya sih gitu). Tarifnya? 20.000,- untuk ojek motor bolak balik plus 80.000,- untuk guide lokalnya. sebenernya nggak perlu, soalnya jalur/treknya jelas, nggak bakal tersesat. Lagian di akhir tour dengan enaknya dia minta tips asemmm.....mental kebanyakan warga negara kita gini - gini amat ya? Siapkan plastik/jas hujan dan sandal jepit karena pasti bakal basah kalau mau menuju ke air terjun ke dua. Sepatu bisa dititipkan di tempat penitipan. Harga tiket buat wisatawan domestik cukup murah. Dari parkiran sampai pintu masuk memang lumayan jauh apa lagi kalau anda baru saja naik turun gunun Bromo, mending ngojeg. Rp20.000,- buat bolak balik. Nah dari pintu masuk ke lokasi air terjun ini lagi - lagi harus menempuh jarak yang lumayan jauh, mungkin 2km ada. Kalau kata temen saya "sesuatu yang butuh perjuangan pasti sesuatu yang tidak mengecewakan". Well katanya sih gitu tapi sepanjang jalur menuju air terjun, pemandangan alamnya memang elok. Dan buat anda yang suka mabok, banyak pohon kecubung di tempat ini, silahkan dipetik bunganya, mumpung masih legal
Air Terjun Madakaripura
Probolinggo
Google Maps
23-06-2018