Air Terjun Madakaripura berjarak sekitar satu jam dari hotel di dekat gunung Bromo. Layak di kunjungi karena pemandangannya indah. Tempat tersebut dulunya merupakan tempat meditasi Gadjah Mada. Sayang sekali tempat ini tidak dirawat dengan baik. Jalannya bergelombang dan semakin sempit mendekati tempat ini. Biaya masuknya hanya Rp12.000 namun wajib menggunakan pemandu wisata, biayanya sekitar TP150.000 untuk pemandu wisata. Sebaiknya memakai celana pendek, sepatu sungai, crocs atau sendal dan jas hujan karena harus berjalan kurang lebih 3km, kebanyakan berjalan di pinggir sungai dan bolak-balik menyeberangi sungai karena ada jalur yang tersesat akibat banjir. Bahkan ada 2 bagian dengan pendakian yang pendek dan curam. Upaya ini sepadan dengan usahanya karena terdapat beberapa air terjun. Berjalan melewatinya dengan jas hujan adalah salah satu perasaan yang paling menyenangkan. Jangan khawatir jika kami tidak membawanya karena ada penjual yang menjual jas hujan dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp10.000. Air terjun terakhir memiliki pemandangan paling indah tetapi kita harus mendaki sedikit. Dilarang berenang di bawah air terjun ini karena kedalamannya 7m. Seorang pria meninggal sebulan yang lalu tanpa mengetahui kedalaman air. Ibaratnya kita sedang berpetualang menuju alam yang masih perawan. Jika beruntung anda bisa membeli madu asli dari petani madu atau dari pemburu lebah hutan. Catatan: tempat ini tidak cocok untuk keluarga yang membawa anak di bawah 10 tahun. Terkadang mereka menutup air terjun setelah hujan deras karena air sungai sedang tinggi
Air Terjun Madakaripura
Probolinggo
TripAdvisor
17-06-2014