Perjalanan dimulai dari hotel el royale ke pal tuding sekitar pukul 23.30 sampai pukul 01.00. Disana siap2 seperti beli sarung tangan, senter, masker, tutup kepala, makan, beli bekal air dan ke toilet. Pukul 01.30 baru diijin proses pendakiannya, setelah bayar di loket. Perjalanan memakan waktu 2 jam 30 menit sebenarnya bisa lebih cepat tapi karena ada orang tua dalam rombongan jadi menyesuaikan dengan banyak istirahat. Menurut saya ada tiga jenis medan yang dilalui. Pertama, jalur yang landai, ini dimulai dari gerbang loket sampai ke pos satu. Sebetulnya sebelum sampai pos satu juga sudah mulai menanjak 30 . Kedua, jalur ekstreme yang menanjak. Jalur menyempit dengan jarak tikungan yang lebih dekat, jalur berbatu. Ini adalah yang terberat dan banyak2 lah berhenti untuk istirahat. Di pertengahan jalur ini ada pos 2, tempat untuk menimbang belerang dan ada warungnya. Ketiga, jalur yang landai. Jalurnya panjang namun landai. Setelah jalanan yang ekstrem, jalan ini bagaikan oase. Dan tibalah di puncak kawah ijen. Sepanjang perjalanan angin bertiup kencang, jadi berhati2 karena banyak debu. Tapi di pendakian kedua kalinya justru tidak ada angin namun berkabut. Bagi yang ingin melihat blue fire dari dekat, turunlah ke kawah. Jalannya hanya muat satu orang dan banyak pekerja yang lewat bawa belerang. Jadi hati2, jalannya terjal berbatu. Pakai masker atau tidak sama saja tercium bau belerangnya. Bagi yang tidak turun ke kawah saya sarankan untuk naik ke puncak kawah ijen. Sunrisenya benar2 menggoda dan indah. Sepanjang perjalanan pulang anda disuguhi pemandangan yang indah. Ingat kalau capek berhenti, dan anda pasti bisa sampai ke puncak. Sepanjang jalan anda akan ditawari untuk naik taksi yang didorong dan ditarik orang. Tarifnya 800rb PP, tapi bisa nawar. Selamat mendaki.
Kawah Ijen
Banyuwangi
Google Maps
23-06-2019