Koreksi Prediksi

Museum Angkut

← Kembali ke Daftar
Museum Angkut Batu Google Maps 23-06-2020

museum ini adalah untuk menyediakan informasi mengenai sejarah kendaraan di dunia, agar dapat mengenali dan menghargai sejarah masa lalu serta memetik pelajaran darinya. Pengunjung yang datang dapat berekreasi sekaligus mendapatkan pengetahuan mengenai berbagai jenis kendaraan angkutan yang ada di seluruh dunia. Tidak hanya bisa melihat koleksi berbagai alat transportasi dari seluruh dunia, namun pengunjung juga dapat melihat berbagai replika bangunan landmark yang khas dari berbagai negara yang menjadi latar belakang dari display kendaraan yang diproduksi suatu negara tersebut. Museum angkut terbagi menjadi beberapa zona, yaitu: Zona Hall Utama, Zona Edukasi, zona sunda, Zona Gangster Town dan Broadway Street, zona eropa, Zona Istana Buckingham ,Zona Las Vegas, Zona hollywood, zona pasar apung, zona D topeng kingdom, zona flight training. Adapun dalam sejarah museum angkut lengkap ini, koleksi yang ada didalamnya berupa sarana transportasi lokal yang asli dari Indonesia seperti becak, pedati, dokar, dan lainnya, juga sarana transportasi impor, original, replika atau modifikasi, mini, foto foto, spare part kendaraan yang lama, dan lain sebagainya. Bahkan ada helikopter yang pertama kali menjadi milik pemerintah Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Soekarno yang diberikan oleh pemerintah Amerika Serikat. Helikopter ini diberikan sebagai pengakuan rasa bersalah setelah mata mata mereka tertangkap oleh Indonesia. Semua koleksi dalam museum ini terawat dengan baik dan bahkan ada yang masih bisa digunakan. Museum ini memiliki fasilitas yang lengkap untuk kenyamanan pengunjung antara lain restoran, toilet, tempat istirahat dan area untuk merokok, ruangan ibu dan anak, toilet untuk penyandang cacat, kursi roda, lahan parkir luas, gazebo, mobil pengantar gratis dan juga banyak penginapan yang ada diluar area museum dan masih termasuk kompleks wisata yang dikelola Jatim Park Grup. Museum Angkut beroperasi dari mulai pukul 12.00 siang sampai dengan pukul 20.00 WIB, dengan harga tiket di hari biasa sebesar 60.000 rupiah dan akhir pekan atau hari besar dan musim liburan sebesar 80.000 rupiah. Harga tiket sedemikian mungkin akan terlihat mahal, namun hal itu sejalan dengan biaya pemeliharaan aset aset di museum yang lumayan tinggi. Pengunjung juga harus membayar sebesar 30.000 rupiah tambahan jika membawa kamera. Selain melihat berbagai koleksi alat transportasi dalam sejarah museum angkut lengkap, pengunjung juga dapat mengadakan berbagai acara baik untuk keperluan perusahaan atau organisasi. Selain acara gathering, ada juga pilihan untuk wisata edukasi sekolah, melakukan kegiatan sesi foto, video shooting, film, acara musik, pertunjukan mode, dan lain sebagainya melalui kerjasama dengan pihak pengelola museum

Koreksi Per Aspek

Aspek Model: Terdeteksi Model: Sentimen Model: Confidence Terdeteksi Sebenarnya Sentimen Sebenarnya
Akomodasi Tidak
Aksesibilitas & Infrastruktur Tidak
Aktivitas Ya Positif 0.99
Daya Tarik Wisata Ya Positif 0.99
Fasilitas Ya Positif 0.95
Harga Tidak
Kebersihan Tidak
Kenyamanan & Keamanan Tidak
Pelayanan Tidak

Simpan Koreksi

Catatan dan nama validator ini berlaku untuk semua aspek di atas (satu ulasan = satu kali submit).