Koreksi Prediksi

Masjid Al-Akbar

← Kembali ke Daftar
Masjid Al-Akbar Surabaya Google Maps 23-06-2022

Masjid Nasional Al-Akbar (atau biasa disebut Masjid Agung Surabaya) ialah masjid terbesar kedua di Indonesia setelah Masjid Istiqlal di Jakarta. Lokasi masjid ini berada di wilayah Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya dan tepat di samping Jalan Tol Surabaya-Gempol. Ciri yang mudah dilihat adalah kubahnya yang besar didampingi 4 kubah kecil yang berwarna biru. Serta memiliki satu menara yang tingginya 99 meter. Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya dibangun sejak tanggal 4 Agustus 1995, atas gagasan Wali Kota Surabaya saat itu, H. Soenarto Soemoprawiro. Pembangunan Masjid ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Presiden RI Try Sutrisno. Namun karena krisis moneter pembangunannya dihentikan sementara waktu. Tahun 1999, masjid ini dibangun lagi dan selesai tahun 2001. Pada 10 November 2000, Masjid ini diresmikan oleh Presiden RI KH. Abdurrahman Wahid. Secara fisik, luas bangunan dan fasilitas penunjang MAS adalah 22.300 meter persegi, dengan rincian panjang 147 meter dan lebar 128 meter. Bentuk atap MAS terdiri dari 1 kubah besar yang didukung 4 kubah kecil berbentuk limasan serta 1 menara. Keunikan bentuk kubah MAS ini terletak pada bentuk kubah yang hampir menyerupai setengah telur dengan 1,5 layer yang memiliki tinggi sekitar 27 meter. Untuk menutup kubah, dipergunakan sebuah produk yang juga digunakan di beberapa masjid raya seperti Masjid Raya Selangor di Syah Alam (Malaysia). Ciri lain dari masjid raksasa ini adalah pintu masuk ke dalam ruangan masjid tinggi dan besar dan mihrabnya adalah mihrab masjid terbesar di Indonesia.

Koreksi Per Aspek

Aspek Model: Terdeteksi Model: Sentimen Model: Confidence Terdeteksi Sebenarnya Sentimen Sebenarnya
Akomodasi Tidak
Aksesibilitas & Infrastruktur Ya Positif 0.88
Aktivitas Ya Positif 0.96
Daya Tarik Wisata Ya Positif 0.91
Fasilitas Ya Positif 0.70
Harga Tidak
Kebersihan Tidak
Kenyamanan & Keamanan Ya Positif 0.77
Pelayanan Tidak

Simpan Koreksi

Catatan dan nama validator ini berlaku untuk semua aspek di atas (satu ulasan = satu kali submit).