Datang ke sini hari Senin pas liburan semester 1 kemarin, eh beneran tutup dong. Jd kami balik lagi di hari Selasanya. Sampe sini siang bolong dimana matahari lg semangat²nya bersinar dan alhasil panasnya gak main². Karena masih musim hujan, tumbuhan nampak hijau lebat jadi, vibes Afrika van Javanya gak begitu berasa. Tanaman kemangi dah kayak kebun saja, banyak dan seger². Jiwa emak² ini meronta² ingat lalapan bebek . Banyak monyet ya di sana, klo mau foto cukup bawa handphone atau kamera saja no makanan biar gak dianclap aja sama monyetnya. Untuk binatang lain, kebetulan gak ada yg menampakkan diri. Mungkin mereka berteduh di area hutannya. Karena liburan, proses foto memfoto di spot ikonik jadi antre panjang tp gak masalahlah meski panas kentang² harus rela antre. Di penghujung jalan kami dipertemukan dengan pantai Bama. Yang namanya pantai ya begitulah. Ak lebih milih duduk di warung² sekitar pantai aja untuk menikmati per es an. Untuk harga minuman, yg namanya masuk wilayah wisata, maklumlah ya jika harga mahalan dikit dari warung sebelah rumah kita, tp gak nyekik² amat kok. Keluar dari pantai putar balik melewati jalan utama yg kita lewati semula.
Taman Nasional Baluran
Situbondo
Google Maps
23-02-2026