Saat masuk kesini, lapangan parkir yang disediakan sangat luas, kurang nyaman karena lapangan parkir masih beralaskan tanah, belum terpasang paving. Tiket masuk murah. Kami juga cukup beruntung pengunjung sepi, sehingga bisa cukup leluasa untuk mondar-mandir. Beberapa kios makanan juga ada di lokasi, jadi pengunjung tidak perlu ragu untuk membeli kudapan atau makanan kecil. Kapal Selam Pasopati terawat dengan baik, namun perlu diberikan diorama atau foto-foto didalam kapal yang lebih lengkap, juga petunjuk-petunjuk tentang fungsi peralatan di dalam kapal selam, sehingga pengunjung serasa membayangkan bagaimana operasional dan hidup dalam kapal selam. Tiga kali saya dan putra saya masuk mondar-mandir dalam kapal selam, betul-betul kami sangat beruntung. Setelah lelah mondar-mandir, kami beristirahat di tempat duduk di tepi sungai kalimas, sambil makan kecil. Lokasi duduk cukup rindang, namun agak panas karena kebetulan tidak ada angin berhembus. Satu tour lagi yang kami tunggu adalah menonton film di gedung tertutup yang disediakan pengelola untuk melihat film perjalanan perjuangan dan kapal selam. Ruangan bersih diluar dan di dalam, namun pada bagian dalam masih kurang nyaman, karena bau yang ada di dalam ruangan, akibat sirkulasi udara kurang baik, meski AC telah disediakan oleh pengelola. Kualitas gambar dan audio perlu diperbaiki, agar dapat meningkatkan kenyamanan serta nasionalisme, karena lokasi wisata ini adalah lokasi penting bagi penggambaran perjuangan bangsa Indonesia. Silahkan berkunjung untuk melihat salah satu peninggalan bersejarah bangsa kita.
Monumen Kapal Selam
Surabaya
Google Maps
23-06-2021